Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Demam berdarah dengue adalah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti dan disebabkan oleh infeksi virus dengue. Terdapat empat jenis Virus dengue (DENV), yaitu virus DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Virus DENV-3 adalah virus yang paling sering menyerang penduduk Indonesia di antara keempat virus ini.

Gejala penyakit demam berdarah dengue sampai sekarang memang sulit untuk diduga. Tetapi secara umum, penyakit ini memiliki ciri-ciri seperti panas tinggi, pusing, bahkan sampai bisa muntah darah. Sayangnya, gejala yang sama seperti ini sering ditemukan pada penyakit lain, sehingga sampai sekarang sering terjadi salah diagnosis. Oleh sebab itu, Anda harus lebih hati-hati dan mengenali gejala demam berdarah dengue lainnya yang lebih khusus.

Gejala Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Pada anak-anak, secara umum demam berdarah dengue ditandai dengan munculnya bintik-bintik mrah dan demam tinggi selama 2 sampai 7 hari. Gejala lainnya adalah tubuh Anak menggigil, kepala, punggung, tungkai dan persendian terasa nyeri, bola mata atau wajah Anak kemerahan dan gejala yang lebih lanjut adalah turunnya trombosit (kurang dari 100.000) dan naiknya kekentalan darah samapi 20 persen dari kadar normal.

Penanganan Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Untuk penanganan demam berdarah dengue pada Anak bisa dilakukan dengan cara:
  • Memantau perkembangan anak selama di rumah dan lakukan pemeriksaan ke dokter.
  • Memastikan agar Anak bisa minum banyak cairan dan memantau suhu tubuhnya setiap hari.
  • Bawa kembali Anak anda ke dokter setelah demam tetap berlangsug selama tiga hari, ikuti pemeriksaan yang disrankan oleh dokter.
  • Jangan segan untuk merawat Anak di Rumah sakit, jika dari hasil laboratorium diperleh hasil adanya penurunan trombosit atau peningkatan kekentalan darah.

Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Ada pepatah yang mengatakan mecegah lebih baik dari mengobati, oleh sebab itu lakukanlah langkah-langkah pencegahan berikut agar Anak anda terhindar dari penyakit demam berdarah dengue.
  • Jangan ada air yang tergenang di rumah anda
  • Peliharalah ikan di kolam, karena ikan mampu memakan jentik-jentik nyamuk
  • Bila sedang terjadi wabah demam berdarah dengue, pastikan anda mengoleskan minyak telon ke tubuh Anak sebelum pergi ke sekolah atau ketika akan bermain di luar rumah.
Satu hal juga yang perlu diingat, bahwa penyakit demam berdarah dengue sering mewabah pada masa peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya, hal ini terjadi karena pada musim tersebut nyamuk demam berdarah sedang berkembang biak. Semoga setelah anda mengetahui gejala demam berdarah ini, bisa bermanfaat untuk mencegah mewabahnya penyakit demam berdarah dengue pada anak.

Cara Mengecilkan Perut Buncit

Cara mengecilkan perut buncit sering membuat penasaran kaum wanita, karena bagian tubuh yang satu ini cukup ‘sulit diatur’. Ya, perut buncit sungguh mengganggu penampilan dan tak sedap dipandang mata. Perut buncit juga dapat memperlebar ukuran pinggang, sehingga bentuk tubuh jadi kurang proporsional. Akan tetapi, mengecilkan perut buncit sungguh tak mudah, tak jarang wanita yang berhasil mengecilkan si buncit akan menemui kekecewaan karena si perut akan kembali lagi ke ukuran semula setelah beberapa minggu. Lalu, apa saja yang harus dilakukan dalam trik dan cara-cara mengecilkan perut buncit ini? Berikut ini adalah beberapa langkah cara mengecilkan perut buncit.

Cara mengecilkan perut buncit yang pertama adalah sebaiknya Anda tidak melewatkan waktu makan. Dengan melewatkan waktu makan, tubuh akan mengantisipasi dengan menaikkan kadar kortisol. Akibatnya, nafsu makan melonjak, dan kelebihan lemak akan disimpan di bagian perut. Ada baiknya, walaupun sedang berusaha menempuh cara mengecilkan perut buncit, Anda tetap makan, dalam porsi kecil tetapi sering. Hal ini untuk mengantisipasi proses metabolisme tubuh yang lambat. Ya, alah satu pmicu kondisi perut buncit adalah lambannya metabolime tubuh yang disebabkan faktor usia. Semakin tua usia seseorang, maka metabolisme tubuhnya akan semakin lambat.

Pola Makan dan Cara Mengecilkan Perut Buncit

Cara mengecilkan perut buncit yang cukup efektif adalah mengatur pola makan. Selain itu, Anda perlu mewaspadai beberapa jenis makanan tertentu yang dapat memicu kondisi perut buncit. Di antaranya adalah berbagai jenis makanan yang kaya akan karbohidrat seperti mie atau roti. Hindari mengonsumsi makanan padat karbohidrat, karena hal ini dapat menimbulkan penimbunan lemak di bagian perut. Selebihnya, konsumsilah lebih banyak makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Gula juga sangat tidak bersahabat dengan program cara mengecilkan perut buncit. Maka, sebaiknya hindarilah mengonsumsi aneka makanan manis secara berlebihan, karena kelebihan gula akan disimpan dalam bentuk lemak, dan sebagian besar disimpan di perut. Berolahraga secara teratur juga sangat dianjurkan, agar lemak tidak semakin bertumpuk di bagian perut. Gerakan olahraga yang paling dianjurkan adalah sit up. Lakukanlah sit up setidaknya 10 kali setiap bangun tidur, dan dalam jumlah yang sama setiap sebelum tidur. Selain sit up, lakukan pula olahraga lainnya agar kelebihan lemak di dalam tubuh bisa terbakar. Hingga saat ini, olahraga masih dipercaya sebagai salah satu langkah terbaik dalam cara mengecilkan perut buncit .

Melakukan Aktivitas dan Konsumsi Air

Melakukan berbagai aktivitas rutin secara bersemangat dapat memberikan efek positif bagi usaha dan cara mengecilkan perut buncit. Sebaliknya, orang yang banyak menunda pekerjaan, banyak tidur, dan senang bermalas-malasan akan kesulitan mengecilkan perut buncitnya. Jangan lupa untuk minum air putih minimal 8 gelas sehari, agar proses pencernaan berjalan lancar. Nah, demikianlah ulasan mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan cara mengecilkan perut buncit.